JOMBANG, beritadesa.com-Pemerintah Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, melaksanakan dua proyek pembangunan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2025.
Kegiatan tersebut meliputi pembangunan pagar Tempat pemakaman umum (TUP) dan jalan rabat beton, keduanya berlokasi di Dusun Gudang.
Proyek pertama adalah pembangunan sarana prasarana TPU berupa pagar sepanjang 75,00 m dengan nilai anggaran sebesar Rp 100 juta. Sementara proyek kedua adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 100 meter, lebar 4 meter dan ketebalan 15 cm, yang juga menelan anggaran Rp 100 juta.
Kepala Desa Pojokrejo Nursan, menuturkan bahwa pembangunan pagar makam merupakan bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah desa terhadap tempat peristirahatan terakhir warga.
“ Kami ingin memberikan fasilitas yang layak bagi makam leluhur dan warga desa. Dengan adanya pagar ini, lingkungan makam menjadi lebih rapi, aman, dan terawat,” ucap Nursan. Kamis (25/06/2025).
Ia menambahkan, pembangunan rabat beton juga menjadi prioritas karena kondisi jalan sebelumnya sering becek dan rusak saat musim hujan. Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga dalam kegiatan sehari-hari.
Dengan selesainya dua proyek ini, Desa Pojokrejo berharap dapat terus meningkatkan fasilitas umum demi kesejahteraan warganya. Pemerintah desa juga berencana mengusulkan program lanjutan pada anggaran mendatang untuk pembangunan drainase dan fasilitas publik lainnya yang menjadi prioritas masyarakat.
“Kami berharap dengan rabat beton ini, akses warga menjadi lebih mudah, apalagi jalan ini sangat vital untuk pertanian dan kegiatan masyarakat lainnya,” imbuhnya.
Warga lainnya, Khoirul Anam (38), petani setempat, juga merasa terbantu dengan pembangunan jalan rabat beton. Menurutnya, jalan yang dulu penuh genangan dan berlumpur kini telah berubah menjadi jalur utama yang nyaman dilewati, bahkan saat hujan turun.
“Kalau dulu habis panen harus gotong pakai motor susah, sering slip karena jalannya becek. Sekarang jalannya sudah cor, bisa pakai gerobak dorong atau sepeda motor bawa hasil tani. Alhamdulillah, kami sangat terbantu,” ujarnya.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pojokrejo Darwadi mengatakan, bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan melibatkan warga sekitar untuk menumbuhkan rasa memiliki dan sekaligus memberdayakan masyarakat.
“Kami berusaha bekerja transparan dan sesuai dengan spesifikasi teknis. Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar. Warga juga antusias membantu, karena mereka tahu manfaat dari pembangunan ini langsung mereka rasakan,” ujar Darwadi.
Darwadi juga menyampaikan bahwa kedua proyek tersebut saat ini sudah selesai 100 persen pihaknya terus mengawasi mutu pekerjaan agar sesuai harapan bersama.
Dengan adanya pembangunan ini, Pemerintah Desa Pojokrejo menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan dana bantuan dengan tepat sasaran, demi meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan kenyamanan masyarakat. (*)
Pewarta : Wahyu












