Aksi Ugal-Ugalan Pemuda Jombang Bocengan Tiga Berujung Dihantam Truk, 1 Tewas 2 Luka Parah

FOTO : Truk Mitsubishi bernopol S-9157-ND yang terlibat kecelakaan. (Foto : Istimewah)

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Aksi ugal-ugalan tiga orang pemuda berboncengan satu motor di Jombang Jawa timur, berujung kecelakaan maut, di hantam mobil truk di perempatan jalur provinsi Ploso – Babat, tepanya di perempatan Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (17/6/2026) malam.

Akibat kejadian ini, satu orang tewas di lokasi kejadian, dan dua lainya mengalami luka paran dan dilarikan ke RSUD Ploso Jombang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.10 WIB. Sepeda motor Honda Vario bernopol S-5224-OBF yang dikendarai Baghiz Zhair Ramadhani (15), pelajar asal Desa Balonggemek, Kecamatan Megaluh, berboncengan dengan G (15), dan I (14).

Menurut keterangan saksi mata Iwan (25), sepeda motor tersebut melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. “Motor itu boncengan tiga dan jalannya cukup kencang,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, yakni perempatan Bawangan, dari arah selatan ke utara melaju truk Mitsubishi bernopol S-9157-ND yang dikemudikan Wiwid (35), warga Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

“Pas sampai perempatan, truk sedang melintas dari selatan ke utara. Karena jaraknya sudah dekat, akhirnya motor yang mereka kendarai langsung menghantam truk tersebut,” katanya.

Benturan keras membuat ketiga remaja tersebut terjatuh ke aspal, satu orang tewas di TKP, dua orang lainya mengalami luka-luka.

“Akibat kecelakaan itu, G (15), meninggal dunia di tempat. Sementara Baghiz dan I mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Ploso untuk mendapatkan perawatan medis. Korban yang dibonceng mengalami luka paling parah.” Imbuhnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polre Jombang Ipda Siswanto membenarkan kejadian tersebut, ia mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan kendaraan yang terlibat.

“Satu korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.” Ujarnya.

Insiden ini menjadi pengingat fatal bagi seluruh pengguna jalan tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan alat pelindung diri (helm), serta tidak melakukan aksi berbahaya saat berkendara. (*)

Pewarta : Rurin

Exit mobile version