JOMBANG, beritadesa.com-Nasib apes menimpa Agus Sutrisno, warga Dusun Semanding, Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. Rumah tinggalnya ludes terbakar tanpa sisa saat sedang ditinggal bekerja di sawah pada Selasa sore (18/8/2026).
Kapolsek Kudu, AKP Imam Subekti, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Kebakaran hebat ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang mencium bau kabel terbakar.
“Tetangga belakang rumah awalnya melihat kepulan asap putih dari dalam rumah korban. Setelah dicek, api rupanya sudah muncul dan langsung membesar,” kata AKP Imam Subekti saat dikonfirmasi media.
Melihat api berkobar, warga sekitar langsung berteriak meminta tolong dan bergotong-royong memadamkan api dengan alat seadanya. Sayangnya, mayoritas bangunan rumah yang terbuat dari bahan kayu serta tiupan angin kencang di lokasi membuat kobaran api meluas dengan sangat cepat. Hanya dalam waktu 30 menit, seluruh kerangka rumah kayu tersebut ambruk dilalap si jago merah.
Warga kemudian menghubungi tim pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Satu regu dari Pos Damkarla Ploso segera datang ke lokasi guna melakukan pemadaman menyeluruh dan pembasahan agar api tidak merembet ke area pemukiman lain.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena posisi rumah sedang kosong terkunci. Namun, seluruh harta benda di dalam rumah termasuk pakaian dan seragam sekolah anak korban tidak sempat diselamatkan. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik. Akibat kejadian ini, kerugian material yang diderita korban ditaksir mencapai Rp 80 juta.
Sementara itu, Pemilik rumah hanya bisa tertunduk lesu dan syok saat pulang dari sawah melihat tempat tinggalnya sudah rata dengan tanah. Seluruh harta benda, termasuk pakaian dan seragam sekolah anaknya yang tersimpan di dalam rumah, tidak ada yang bisa diselamatkan. (*)
Pewarta : Wahyu
