JOMBANG, beritadesa.com-Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, didampingi Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Asisten dan para Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang menghadiri kegiatan bakti sosial khitanan massal yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Gadingmangu, Kecamatan Perak, Rabu (24/6/2026) pagi.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Jombang ini menegaskan sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap aksi kepedulian sosial berbasis keagamaan.
Acara yang dipusatkan di Aula Ponpes Gadingmangu bertema “Berbagi Berkah Mengukir Senyuman Melalui Bhakti Sosial Khitan Massal” tersebut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Gadingmangu, Forkopimcam Perak, perangkat desa setempat, serta puluhan anak peserta khitan didampingi orang tua mereka.
“Tahun ini, tercatat sebanyak 72 anak yang terdaftar mengikuti khitan massal dan akan ditangani secara hati-hati serta teliti oleh tim tenaga kesehatan yang bertugas”, tutur salah satu Pimpinan Pondok Pesantren Gadingmangu Jombang KH Dawud bin Ali.
Wakil Bupati Salmanudin yang akrab disapa Gus Wabup menyampaikan apresiasi yang kepada keluarga besar Ponpes Gadingmangu yang komitmen mempertahankan tradisi bakti sosial khitanan massal sejak tahun 1976. Hal ini merupakan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat bawah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pondok Pesantren Gadingmangu yang telah menyelenggarakan kegiatan bakti sosial khitanan massal ini. Khitanan massal ini merupakan kegiatan yang sangat mulia, sebagai wujud kepedulian sosial, serta sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar-sesama, khususnya dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutur Wabup Salmanudin.
Gus Wabup Salmanudin mengingatkan bahwa khitan merupakan kewajiban fitrah bagi setiap anak laki-laki Muslim yang merujuk pada keteladanan Nabi Ibrahim AS. Khitan berfungsi mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik yang menjadi salah satu syarat sahnya ibadah dalam Islam.
Sementara dari sisi kedokteran, Gus Wabup juga menekankan faedah besar khitan untuk kesehatan jangka panjang. Tindakan ini secara efektif menjaga kebersihan organ vital serta menekan risiko penumpukan kotoran yang bisa memicu berkembangnya virus dan bakteri berbahaya.
“Maka dari itu, kegiatan ini sangat bernilai positif. Melalui momentum khitan ini, seorang anak sebenarnya sedang diajarkan sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan badan,” tambah Salmanudin.
Gus Wabup mendoakan, kegiatan yang baik ini menjadi langkah awal lahirnya generasi penerus Jombang yang berkarakter.
“Mari kita berdoa, semoga anak-anak yang hari ini menjalani khitan menjadi anak yang saleh, taat kepada Allah SWT, berbakti kepada kedua orang tua, serta tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin,” ucapnya tulus yang diaminkan oleh seluruh yang hadir.
Gus Wabup Salmanudin juga memberikan ucapan selamat secara langsung kepada anak-anak yang telah berani melangkah ke fase kedewasaan ini. Beliau mendoakan agar luka pasca khitan segera diberikan kesembuhan dan seluruh urusan keluarga para peserta dilancarkan sehingga anak-anak bisa segera ceria dan beraktivitas kembali seperti sedia kala. (*)
Editor : Sinta
