Terganjal Administrasi, Dana Desa Tahap II Untuk 1.003 Gampong di Aceh Belun Cair

FOTO : Diagram pie alokasi 2026 (Infrastruktur 50%, Pemberdayaan 20%, BUMDes 15%, Ketahanan Pangan 10%, Stunting & BLT 5%), uraian penggunaan lengkap, peta jangkauan nasional 74.800+ desa, tujuan, dan prinsip pengelolaan Transparan, Akuntabel, Partisipatif.

BANDA ACEH, beritadesa.com-Akibat penyelesaian dokumen laporan yang belum rampung, sebanyak 1.003 gampong (desa) di Provinsi Aceh hingga kini belum bisa mencairkan Dana Desa Tahap II. Keterlambatan administratif dari aparatur gampong terkait membuat anggaran pembangunan di sisa desa tersebut masih tertahan di rekening kas negara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Iskandar, menyatakan bahwa realisasi penyaluran Dana Desa Tahap II baru menyentuh 84,56 persen atau sekitar Rp866 miliar yang disalurkan ke 5.494 gampong.

“DPMG kini terus mendesak pemerintah desa yang belum melengkapi berkas untuk segera melakukan percepatan demi menghindari stagnasi pembangunan di tingkat tapak.” Ujarnya.

Meskipun terdapat kendala di seribu lebih desa, secara akumulatif total serapan dana desa di Aceh sebenarnya sudah berjalan sangat positif.

“Realisasi keseluruhan per 7 September 2026 telah menembus Rp1,61 triliun atau mencapai 90,93 persen dari total alokasi anggaran sebesar Rp1,78 triliun. Bahkan, penyaluran Tahap I sudah tuntas 100 persen di seluruh 6.497 gampong, dan sudah ada 12 kabupaten/kota yang berhasil mencairkan seluruh dana desanya hingga 100 persen tanpa sisa.” Terang Iskandar.

Ia menambahkan, tersendatnya pencairan di 1.003 gampong ini dikhawatirkan dapat berdampak langsung pada masyarakat. Sebab, Dana Desa Tahap II memuat alokasi untuk program-program vital seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), ketahanan pangan desa, program padat karya, hingga dukungan modal untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Pihak DPMG Aceh berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar kendala penyusunan laporan administrasi ini bisa segera teratasi sebelum tahun anggaran berakhir.” Imbuhnya. (*)

Editor : Marwan

Exit mobile version