Ukir Sejarah, Kontingen Jatim Dinobatkan Sebagai Juara Umum FIKSI Nasional 2026

FOTO: Ukir Sejarah, Kontingen Jatim Dinobatkan Sebagai Juara Umum FIKSI Nasional 2026.

Dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Puspresnas Kemendikdasmen ini, tim Jatim tampil mendominasi dengan memborong total 18 medali. Raihan tersebut terdiri dari 6 medali emas, 7 perak, dan 5 perunggu.

BALI, beritadesa.com-Kontingen pelajar Jawa Timur (Jatim) berhasil mengukir sejarah baru dalam dunia pendidikan nasional. Untuk pertama kalinya, Provinsi Jawa Timur sukses dinobatkan sebagai Juara Umum pada ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tingkat Nasional 2026 yang berlangsung di Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, pada 12–17 Oktober 2026.

Dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini, tim Jatim tampil mendominasi dengan memborong total 18 medali. Raihan tersebut terdiri dari 6 medali emas, 7 perak, dan 5 perunggu.

Hasil luar biasa ini menempatkan Jawa Timur di peringkat teratas klasemen akhir. Jatim sukses mengungguli kontingen kuat DKI Jakarta yang berada di posisi kedua dengan 5 emas dan 2 perunggu, serta Daerah Istimewa Yogyakarta di tempat ketiga dengan 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas capaian bersejarah ini. Menurutnya, prestasi ini tidak lepas dari persiapan matang dan pembinaan intensif yang dilakukan melalui tiga tahapan coaching clinic, mulai dari penguatan gagasan hingga pemusatan latihan (training center).

Kontribusi besar salah satunya disumbangkan oleh sekolah-sekolah di wilayah Sidoarjo dan Surabaya.

Ajang FIKSI 2026 sendiri berfokus pada pengembangan wirausahawan muda (sociopreneur) dengan mengintegrasikan tiga sektor utama, yakni ekonomi hijau, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi para pelajar di Jawa Timur untuk terus berinovasi dan melahirkan unit usaha yang berdampak positif bagi masyarakat. (*)

Pewarta: Hambali

Exit mobile version