Pemkab Mojokerto tutup perlintasa liar di Desa Mojoanyar

Perlintasa liar di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, yang kini di tutup Pemkab Mojokerto.

Penutupan perlintasan liar ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan warga, terutama karena perlintasan tersebut tidak masuk dalam data Jalur Pelintasan Langsung (JPL) yang tercatat di Daop 8 Surabaya.

MOJOKERTO, beritadesa.com-Dalam upaya menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 2025, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto melakukan penutupan perlintasan liar jalur rek kereta api di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, yang selama ini kerap dilintasi warga.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Setyo Budi mengatakan, penutupan perlintasan liar ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan warga, terutama karena perlintasan tersebut tidak masuk dalam data Jalur Pelintasan Langsung (JPL) yang tercatat di Daop 8 Surabaya.

“Demi keamanan, perlintasan liar itu ditutup karena tidak masuk dalam data JPL Daop 8 Surabaya. Kami mengikuti instruksi Daop 8, sehingga perlintasan liar tersebut harus ditutup,” ujarnya. 

Sebelum dilakukan penutupan permanen, pihak DPRKP2 telah memberikan sosialisasi kepada warga sekitar serta memasang papan peringatan berupa rambu larangan melintas. 

Namun, petugas masih mendapati banyak warga yang tetap menggunakan perlintasan liar tersebut, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua.

“Saat kami lakukan monitoring dan evaluasi (monev), masih banyak warga yang melintas. Akhirnya, kami tutup permanen,” ujarnya.

Setyo menambahkan, perlintasan liar yang ditutup di Mojoanyar adalah satu-satunya yang menjadi kewenangan DPRKP2 Kabupaten Mojokerto. 

Selain itu, dari data Daop 8 Surabaya, di Kabupaten Mojokerto terdapat 10 titik perlintasan kereta api, dengan rincian satu titik ditutup di JPL 54, enam titik sudah dibangun underpass, dan tiga titik lainnya sudah dilengkapi palang pintu di wilayah Trowulan, Sooko, dan Mojoanyar.

Selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2025, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto juga telah menyiapkan 82 personel untuk mendukung kelancaran lalu lintas, rinciannya 42 orang sebagai pengendali operasi (Dalops), 16 orang dari Tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kemudian 4 operator ATCS Pasopati. Sedangkan petugas di palang pintu perlintasan kereta api, JPL 38 Damarsi (7 orang), JPL 52 Desa Bicak (7 orang), dan JPL 53 Desa Balongwono (6 orang). (*)

Pewarta : Bambang Purwoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *