Dalam 3 Hari Dua Mobil Pemudik Hantam Median JL Soekarno Hatta Jombang, Gegara Jalan Gelap

FOTO : Sebuah Toyota Avanza bernopol S-1580-PI , milik pemudik menabrak pembatas jalan Soekarno Hatta Jombang, didepan SPBU Desa Mojongapit. Selasa malam 24 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Dua kejadian ini menambah daftar panjang Lakalantas mobil menabrak Pembatas Jalan Soekarno Hatta Jombang. Sebelumnya kejadian serupa di lokasi yang sama sudah sangat sering terjadi kecelakaan. Ironisnya penyebabnya juga sama minimnya penerangan jalan.

JOMBANG, beritadesa.com-Kecelakaan lalu lintas mobil menghantam pembatas Jalan Soekarno Hatta Jombang, tepatnya depan SPBU desa Mojongapit Kecamatan / Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali terjadi berulang kali.

Kejadian terbaru, dalam tiga hari yakni pada Selasa 24 dan Kamis 26 Maret 2026, terdapat dua mobil pemudik menabrak pembatas jalan (Media Jalan) Jalan Soekarno Hatta Jombang, didepan SPBU Desa Mojongapit.

Dua kejadian tersebut, pertama sebuah Toyota Avanza bernopol S-1580-PI, pemudik asal Mojokerto menabrak pembatas jalan, pada Selasa malam 24 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, mobil mengalami rusak parah sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.

“Saya bersama keluarga habis bersilaturahmi Lebaran di Nganjuk, ini mau perjalanan pulang menuju ke Mojokerto, setibanya di depan SPBU ini (SPBU Desa Mojongapit), saya menabrak pembatas jalan yang ada ditengah jalan.” Kata Hernawan sopir Toyota Avanza bernopol S-1580-PI, dilokasi kejadian, Selasa malam.

Ia mengaku, kodisi jalannya gelap, sehingga pembatas jalan tidak terlihat, tak hanya itu dilokasi juga tidak ada rambu-rambu lalu lintas.

FOTO : Daihatsu Ayla bernopol S-1798-ZJ, milik pemudik menabrak pembatas jalan Soekarno Hatta Jombang, didepan SPBU Desa Mojongapit. Kamis malam 26 Maret 2026 sekitar pukul 20.56 WIB WIB.

“Jalan gelap, rambu-rambu juga tidak ada. Pembatas jalan tidak terlihat, saya kaget tiba-tiba mobil sudah menabrak pembatas jalan. Bagian bawah mobil menghantam pembatas jalan. Akibat benturan keras radiator langsung bocor, dan mungkin bak mesin juga ikut pecah. Mobil sudah tak bisa dikendarai, terpaksa diderek.” Ujanya.

Ia menambahkan, untuk mengangkat mobil yang nyungsep di atas pembatas jalan, dibantu oleh petugas BPBD Jombang dan petugas Satlantas Polres Jombang.

“Alhamdulillah saya dan penumpang semua selamat. Kami berterima kasih, kepada petugas BPBD Jombang dan petugas Satlantas Jombang, yang telah menolong kami mengangkat mobil dari atas pembatas jalan.” Ungkapnya.

Selanjutnya kejadian serupa, terjadi pada Kamis malam (26/3/2026) sekitar pukul 20.56 WIB, sebuah sebuah mobil Daihatsu Ayla bernopol S-1798-ZJ. Mobil pemudik asal Mojokerto juga menghantam pembatas jalan di lokasi yang sama yakni Jalan Soekarno Hatta Jombang, didepan SPBU Desa Mojongapit.

Menurut Minul sang sopir Daihatsu Ayla, ia menyebutkan kejadian bermula saat mereka satu keluarga pulang dari bersilaturahmi Lebaran dengan keluarga yang ada di Ponorogo. Saat perjalanan pulang dari Ponorogo menuju Mujokerto, mengalami kecelakaan, menabrak pembatas jalan di Jombang.

“Mobil saya menabrak pembatas jalan. Kayaknya pada bagian bawah mobil rusak parah, radiatornya pecah, oli mesin juga langsung bocor. Sekarang saya masih menunggu mobil derek, mobilnya mau diderek pulang Kemojokerto, diperbaiki di sana.” Kata Minul, dilokasi, pada Kamis malam (26/3/2026).

Ia juga mengaku, tidak melihat ada pembatas jalan, yang ada ditengah jalan, karena jalan gelap dan rambu-rambu di lokasi.

“Saat nyopir, saya tidak mengantuk, cuman karena jalanya gelap pembatas jalan tidak terlihat. Jadi tiba-tiba saya menabrak pembatas jalan. Tidak ada korban dalam kecelakaan ini, namun saya dan penumpang langsung kaget saja.” Ujarnya.

Sebagai informasi, dua kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas mobil menabrak Pembatas Jalan Soekarno Hatta Jombang, didepan SPBU Desa Mojongapit.

Sebelumnya kejadian serupa dan di lokasi yang sama sudah sangat sering terjadi kecelakaan lalu lintas mobil menabrak pembatas jalan Nasional tersebut.

Ironisnya penyebab kecelakaan juga sama, yakni kondisi jalan yang minim penerangan, dan tidak ada rambu-rambu keselamatan lalu lintas di lokasi tersebut. Kondisi ini, terkesan tidak ada perhatian dari pihak berwenang. (*)

Pewarta : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *