MOJOKERTO, beritadesa.com-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Mojokerto yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto, Jalan Surodinawan. Senin (30/3/2026).
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memamerkan prestasi Pemerintah Kota Mojokerto sepanjang tahun anggaran 2025. Prestasi tersebut berupa capaian yang membanggakan atas kinerja selama setahun lalu.
Mayoritas indikator pembangunan berhasil tercapai, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Hal ini mencerminkan arah pembangunan daerah yang positif dan berkelanjutan.
Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini menegaskan bahwa secara umum capaian pembangunan Kota Mojokerto menunjukkan tren yang sangat baik.
“Secara umum, capaian indikator tujuan pembangunan Kota Mojokerto tahun 2025 menunjukkan kinerja yang sangat baik karena sebagian besar indikator berhasil mencapai bahkan melampaui target yang ditetapkan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, sejumlah indikator strategis mengalami peningkatan signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 82,35, melampaui target 82,29. Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 5,05 persen, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya 5,57 persen.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan tetap stabil di angka 5,34 persen atau sedikit di atas target. Sementara itu, indeks reformasi birokrasi juga melampaui target dengan capaian 89,69, yang menunjukkan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Tak hanya itu, kemandirian fiskal daerah juga menunjukkan peningkatan signifikan. Rasio kemandirian fiskal mencapai 45,13, jauh di atas target 36,27. Hal ini menjadi indikator kuat meningkatnya kemampuan daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah.
“Capaian ini mencerminkan semakin meningkatnya kontribusi pendapatan asli daerah terhadap total pendapatan daerah serta menunjukkan keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi lokal,” tegasnya.
Dalam aspek layanan publik dan pembangunan berkelanjutan, Pemkot Mojokerto juga mencatat hasil positif. Indeks kepuasan layanan infrastruktur serta capaian penurunan emisi gas rumah kaca sama-sama melampaui target, menandakan pembangunan tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga kualitas layanan dan lingkungan.
Secara keseluruhan, dari 23 indikator kinerja sasaran, sebanyak 56,52 persen telah mencapai atau melampaui target, sementara 34,78 persen mendekati target. Capaian ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan konsistensi kinerja pemerintah daerah.
Ning Ita menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari DPRD, perangkat daerah, hingga masyarakat. Ke depan, Pemkot Mojokerto akan terus memperkuat kinerja, khususnya dalam meningkatkan daya saing ekonomi, kemandirian fiskal, dan kualitas pelayanan publik.
“Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kota Mojokerto berjalan ke arah yang positif, konsisten, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Pewarta : Agus. W












