JOMBANG, beritadesa.com-Insiden kecelakaan lalu lintas tragis kembali menelan korban jiwa di wilayah hukum Polres Jombang. Seorang pelajar Nayuda Sadhu Sadhana (17) dilaporkan tewas usai sepeda motor yang dikendarainya menghantam bagian belakang dump truk yang tengah mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Jalan Raya Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sabtu pagi (5/9/2026) sekitar pukul 08.10 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Jombang, kecelakaan bermula ketika korban Nayuda Sadhu Sadhana asal Dusun Mojounggul Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, mengendarai sepeda motor Yamaha Vega Force bernomor polisi S 5848 OCG. Saat itu, ia tengah membonceng rekannya, Rehan Ardi Nugroho (16), pelajar asal Desa Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, melaju dari arah utara menuju ke selatan.
Namun nahas, sesampainya di lokasi kejadian yang berada di dekat area SPBU Japanan, motor yang dikendarai korban diduga hilang kendali. Motor tersebut langsung menabrak bagian belakang dump truk bernomor polisi AG 8404 UG yang dikemudikan oleh KS (55). Truk tersebut saat itu sedang berhenti di tepi aspal jalan sebelah timur untuk ikut mengantre solar.
Akibat benturan yang sangat keras, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Pengendara motor, Nayuda (17), menderita luka berat dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Kristen (RSK) Mojowarno.
Sementara itu, penumpang motor, Rehan, mengalami luka-luka dan saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit yang sama. Sedangkan pengemudi dump truk dilaporkan selamat tanpa luka.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Nurul Iman menjelaskan, pihak telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Menyikapi kejadian tragis ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan keras kepada para pengguna jalan, khususnya kalangan pelajar dan pengendara roda dua, agar selalu fokus, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan ekstra saat berkendara di jalur rawan maupun di area sekitar antrean kendaraan. (*)
Pewarta : Riska












