Bidik Peningkatan Kunjungan Wisatawan, Pembangunan Aston Borobudur Resort & Convention Resmi Dimulai

FOTO: Peletakan batu pertama pembangunan hotel Aston Borobudur Resort & Convention, di Kabupaten Magelang. Kamis (8/10/2026).

MAGELANG, beritadesa.com-Kabupaten Magelang akan segera memiliki fasilitas akomodasi dan konvensi berstandar internasional baru. Kepastian ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Aston Borobudur Resort & Convention melalui prosesi peletakan batu pertama pada Kamis (8/10/2026).

Proyek hotel mewah ini menempati lahan strategis di kawasan eks Pabrik Kertas Blabak, Kabupaten Magelang. Kehadirannya diharapkan mampu mendongkrak perekonomian lokal secara signifikan.

Proyek akomodasi skala besar ini dikembangkan oleh PT Bina Migas di bawah payung Bina Grup, yang bekerja sama langsung dengan jaringan hotel global, Archipelago International.

Komisaris Utama Bina Grup, Atna Tukiman, mengungkapkan bahwa realisasi proyek ini merupakan buah dari perjuangan panjang selama enam tahun sejak pengambilalihan lahan dari kurator. Langkah ini sengaja diambil untuk menangkap potensi pariwisata Magelang yang luar biasa.

“Melihat saat ini baru sekitar 20 persen wisatawan yang menginap di Magelang, kami berharap kehadiran fasilitas yang memadai bersama Aston ini dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk tinggal dan berbelanja di sini,” ujar Atna.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang bermalam, perputaran ekonomi lokal di sektor kuliner, oleh-oleh, hingga transportasi diharapkan akan berputar jauh lebih masif.

Pemerintah Kabupaten Magelang memberikan dukungan penuh terhadap investasi bernilai tinggi ini.

Wakil Bupati Magelang, Sahid, secara khusus telah menginstruksikan dinas perizinan untuk membantu mengawal kelengkapan dokumen kelayakan, terutama terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Segala kebutuhan perizinan agar dapat dipercepat dan difasilitasi selama memenuhi syarat, agar Magelang segera memiliki hotel berstandar internasional secara legal dan aman,” tegas Sahid Wakil Bupati.

Selain meningkatkan sektor perhotelan, kehadiran resort yang dirancang oleh Trideka Architect ini diproyeksikan akan membawa dampak domino positif bagi masyarakat. Proyek ini dipastikan bakal membuka banyak lapangan kerja baru bagi warga lokal, mulai dari masa konstruksi hingga operasional hotel.

Tidak hanya itu, manajemen juga berkomitmen untuk merangkul sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Magelang agar dapat menyuplai kebutuhan hotel maupun memasarkan produk kerajinan mereka langsung kepada para tamu internasional. (*)

Pewarta: Junsri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *