MAGELANG, beritadesa.com-Warga Dusun Drojogan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, kembali menggelar tradisi tahunan unik bertajuk Grebeg Ojeg.
Acara yang berlangsung dari tanggal 30 Oktober hingga 1 November 2026 tersebut sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Berbeda dari makna transportasi roda dua, kata “Ojeg” di wilayah ini merupakan sebutan lokal untuk kuliner cilok khas Magelang. Festival yang kini telah menginjak tahun ke-12 penyelenggaraannya tersebut, hadir sebagai ruang kreativitas warga dalam melestarikan kesenian tradisional sekaligus mempromosikan potensi ekonomi desa.
Ketua panitia penyelenggara menjelaskan bahwa esensi dari Grebeg Ojeg adalah wujud syukur dan ruang kolaborasi kolektif. “Kegiatan ini sepenuhnya lahir dari swadaya dan gotong royong warga bersama Karang Taruna KOMPEBA. Melalui festival ini, kami ingin mengangkat ojeg lokal dan produk UMKM lainnya agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan dikenal luas,” ujarnya.
Puncak kemeriahan festival tahun ini ditandai dengan kehadiran pertunjukan kolosal dari 500 penari Gedrug. Menariknya, tarian tradisional ini melibatkan partisipasi aktif lintas generasi masyarakat Dusun Drojogan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Tidak kalah ikonik, prosesi kirab budaya juga menjadi momen yang paling dinantikan. Sebuah gunungan besar yang disusun dari ribuan butir ojeg (cilok) diarak keliling desa sebelum akhirnya menjadi rebutan warga. Tradisi rebutan gunungan ojeg ini melambangkan berkah, kebersamaan, dan rasa syukur atas melimpahnya rezeki di desa tersebut.
Selama tiga hari pelaksanaan, Lapangan Drojogan disulap menjadi pusat pasar rakyat yang dipadati oleh puluhan stan UMKM kuliner dan kerajinan. Dampak perputaran ekonomi langsung dirasakan oleh para pedagang lokal yang meraup omzet berkali-kali lipat dibanding hari biasa.
Melalui sinergi kuat antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, Grebeg Ojeg Sidomulyo membuktikan bahwa potensi kuliner sederhana jika dikelola secara kreatif mampu menjadi daya tarik wisata berbasis budaya yang menjanjikan di Kabupaten Magelang. (*)
Pewarta: Junsri












