Identitas Mayat Ibu & Anak di Bekas Aspol Jombang Terungkap

FOTO : Mayat Ibu dan Anak Yang ditemukan tewas di bekas bangunan Aspol, di Dusun / Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, pada Rabu (25/2/2026).

Korban diidentifikasi bernama Sri Kusyanti (36) dan anak perempuannya yang masih berumur 5 tahun dengan berinisial NCQ. Keduanya merupakan warga kabupaten Nganjuk.

JOMBANG, beritadesa.com-Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, sempat digegerkan dengan penemuan mayat ibu dan anak di sebuah bangunan bekas asrama Polri (Aspol) kosong pada Rabu (25/2/2026). Kini jasad tersebut sudah teridentifikasi.

Korban diidentifikasi bernama Sri Kusyanti (36) dan anak perempuannya yang masih berumur 5 tahun dengan inisial NCQ. Keduanya merupakan warga Desa Balonggebang, Gondang, Nganjuk.

AKP Sugino, Kapolsek Gondang, menyatakan bahwa pihaknya mendampingi Tim Resmob Polres Jombang menuju rumah korban di Dusun Kawedegan, Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

BACA JUGA :

“Tadi Resmob Jombang bersama anggota saya mengecek Kawedegan, rumah korban. Tapi suami korban telah berangkat terlebih dahulu ke Polres Jombang,” ujar Sugino.

Suami korban, bernama Nuryanto, baru tiba di rumahnya pada siang hari. Sebelumnya, ia tidak terlihat di rumah.

Di lokasi penemuan, polisi menemukan motor Yamaha Vega dengan plat nomor AG 5053 WO. Motor tersebut diduga telah berada di lokasi kejadian selama dua hari.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk botol berisi cairan yang diduga bahan bakar minyak (BBM).

Kedua mayat perempuan tersebut ditemukan warga di bagian kolam bekas asrama Polri (Aspol) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang.

Saat ditemukan, kedua mayat dalam keadaan tanpa busana dan sebagian kulitnya melepuh. Posisi kedua mayat miring sehingga saling berhadapan.

Diberitakan sebelumnya, Zamroni, Ketua RT 3 Dusun Rejoagung, menjelaskan bahwa mayat perempuan dewasa dan anak ini ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi kedua mayat tanpa busana.

“Ini asrama Polri yang sudah lama tidak dipakai. Kondisi mayat agak melepuh dan kayak belang-belang merah. Tidak ada yang kenal, sepertinya bukan warga sini,” jelasnya. ***

Pewarta : RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *