Manfaatkan Dana BK 2026, Pemdes Jombatan Jombang Sukses Sulap Jalur Sawah Jadi Rabat Beton

FOTO: Tampak proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) rabat beton di Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang, yang dibangun dari Bantuan Khusus (BK) tahun 2026. Jumat (6/11/2026).

JOMBANG, beritadesa.com-Kabar baik datang bagi para petani di Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Guna mendongkrak roda perekonomian warga, Pemerintah Desa (Pemdes) Jombatan bergerak cepat membenahi infrastruktur dengan membangun Jalan Usaha Tani (JUT) berupa rabat beton yang berlokasi di Dusun Jombatan 3.

Jalan baru ini membentang sepanjang 212 meter dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan mencapai 15 sentimeter. Akses penting ini dibangun menggunakan anggaran Bantuan Khusus (BK) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 150 juta. Agar hasilnya maksimal dan tepat sasaran, proyek ini dikerjakan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Jombatan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Kepala Desa Jombatan, M. Hufron, mengungkapkan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian pihak desa terhadap jerih payah para petani. Pembangunan ini sendiri lahir dari aspirasi murni dari warga.

“Pembangunan jalan rabat beton ini murni berdasarkan kebutuhan mendesak warga yang sebelumnya sudah disepakati bersama dalam Musyawarah Desa (Musdes). Kami di pemerintahan desa selalu berupaya memberikan perhatian penuh terhadap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi urat nadi perekonomian di Desa Jombatan,” ujar M. Hufron. Jumat (6/11/2026).

Hufron menambahkan, akses jalan yang mulus di area persawahan akan membawa dampak besar bagi kehidupan harian petani, terutama saat masa panen tiba.

“Tujuan utama kami adalah memangkas biaya angkut operasional para petani. Jika akses jalan bagus, proses membawa pupuk masuk dan membawa hasil panen keluar akan jauh lebih cepat dan murah. Harapan kami, infrastruktur yang mantap ini bisa langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup warga,” tambahnya optimis.

Sementara itu, proses pengerjaan di lapangan terbukti berjalan cepat dan terbuka. Ketua TPK Desa Jombatan, Suparno, membagikan cerita di balik layar mengenai pengerjaan jalan tersebut yang dimulai sejak awal bulan lalu.

“Pembangunan fisik sudah dimulai sejak awal Juli 2026 lalu, dan alhamdulillah saat ini seluruh bangunan sudah selesai 100 persen. Selama proses pengerjaan, kami mengedepankan prinsip transparansi dan melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja. Kami juga sangat menjaga kualitas campuran beton agar jalan ini bisa awet dan bertahan lama,” kata Suparno.

Ia juga menitipkan pesan penting agar fasilitas ini bisa terus digunakan dalam waktu yang lama. “Harapan kami, fasilitas yang sudah dibangun dengan dana BK ini bisa dirawat dengan baik oleh seluruh warga agar asas manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.”

Kini, wajah sumringah terlihat dari para warga di Dusun Jombatan 3 yang menyambut baik selesainya jalan baru ini. Pihak Pemdes bersama warga berharap, dengan mulusnya jalur persawahan ini, produktivitas pertanian di Desa Jombatan bisa semakin melesat dan mendatangkan berkah ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Pewarta: Rurin

Exit mobile version