JOMBANG, beritadesa.com-Sebuah gudang penyimpanan alat bor yang terletak di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (1/11/2026) dini hari. Insiden ini mengakibatkan seluruh isi bangunan hangus, termasuk sejumlah kendaraan dan mesin produksi.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 01.15 WIB. Kobaran api yang langsung membesar sempat memicu kepanikan karena lokasinya yang berdekatan dengan area permukiman. Warga sempat bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran material di dalam gudang mudah terbakar.
Komandan Damkarla Jombang, Syamsul Bahri, mengtakan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang yang menerima laporan segera menerjunkan armada dari Pos Ngoro dan Pos Mojoagung menuju lokasi kejadian. Petugas harus berjibaku melawan kobaran api selama kurang lebih tiga jam agar kebakaran tidak merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
“Setelah melalui proses pemadaman dan pembasahan yang intensif, api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 04.30 WIB.” ujar Syamsul Bahri.
Akibat insiden ini, bangunan gudang berukuran 5×10 meter tersebut dilaporkan rusak parah. Selain kerugian struktur bangunan, sejumlah barang berharga di dalam gudang juga ikut hangus terbakar, di antaranya 3 unit mesin diesel, 1 unit sepeda motor, 1 unit sepeda angin, serta berbagai peralatan bor.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini karena kondisi gudang sedang kosong saat kebakaran terjadi.
Pemilik gudang, Ahmad (45), mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa tempat usahanya. Ia menyebutkan bahwa seluruh peralatan kerja yang menjadi tumpuan usahanya kini sudah tidak bisa diselamatkan.
“Saya baru dikabari warga saat api sudah membesar. Di dalam ada tiga mesin diesel dan peralatan bor yang biasa kami pakai untuk operasional sehari-hari, semuanya hangus. Kerugiannya cukup besar, tapi alhamdulillah tidak ada pekerja saya yang menjadi korban karena kejadiannya dini hari saat tidak ada aktivitas,” ujar Ahmad saat ditemui di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kepala Bidang Damkarla Jombang, Wiku Birawa, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, memastikan keamanan instalasi listrik, serta segera melapor ke petugas jika terjadi kebakaran. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya api. (*)
Pewarta: Wahyu
