Prabowo Bakal Tutup Muktamar Ke-35 NU Hari Senin, Agenda Pemilihan Ketum PBNU Rampung Hari Ini

FOTO : Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) saat diwawancarai wartawan, di posko media center. Minggu (30/8/2026).

Agenda pemilihan nakhoda baru PBNU dipastikan rampung hari ini lewat sidang maraton. Sementara untuk upacara penutupan resmi, Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir langsung ke arena Muktamar pada Senin pagi, 31 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB

JOMBANG, beritadesa.com-Forum permusyawaratan tertinggi kaum Nahdliyin di Jombang memasuki babak paling krusial. Panitia Pelaksana memastikan bahwa seluruh tahapan pemilihan Rais Aam (Syuriyah) dan Ketua Umum PBNU (Tanfidziyah) periode khidmah 2026–2031 ditargetkan rampung sepenuhnya secara maraton hingga Minggu (30/8/2026) malam.

Kondisi ini membuat prosesi penutupan formal resmi digeser ke hari Senin esok dengan kehadiran Kepala Negara.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), menjelaskan bahwa pergeseran waktu penutupan ini merupakan hasil koordinasi matang dengan protokol istana kepresidenan demi menyesuaikan ritme persidangan pleno yang berjalan dinamis.

“Agenda pemilihan nakhoda baru PBNU dipastikan rampung hari ini lewat sidang maraton. Sementara untuk upacara penutupan resmi, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan hadir langsung ke arena Muktamar pada Senin pagi, 31 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB di Gedung Serbaguna (GSG) Tambakberas,” ungkap Gus Rozaq di pusat informasi media.

Pimpinan Sidang Pleno Muktamar, Prof. Muhammad Nuh, menyebutkan bahwa pemadatan jadwal pemilihan sepanjang hari Minggu ini dilakukan setelah forum menyepakati perubahan fundamental dalam mekanisme penentuan Ketua Umum Tanfidziyah.

Melalui voting tertutup yang ketat, kata M Nuh, aturan beralih dari pemilihan langsung (one man one vote) menjadi sistem formatur lewat dewan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

“Sore hingga malam ini menjadi puncak kesibukan pleno. Kami melakukan tabulasi suara dari pengurus daerah untuk menetapkan 9 kiai sepuh anggota dewan AHWA. Setelah dewan AHWA bermusyawarah menetapkan Rais Aam, proses dilanjutkan dengan penjaringan nama bakal calon Ketua Umum PBNU yang wajib mengantongi restu tertulis dari Rais Aam terpilih. Kami optimis ketukan palu akhir duet pemimpin baru PBNU selesai malam ini,” jelas M. Nuh.

Seiring dengan bergulirnya sidang maraton tersebut, fasilitas dapur umum, posko kesehatan, serta pengamanan ketat dari unsur TNI-Polri dan Banser di ring satu pesantren terus disiagakan guna mendukung kenyamanan ribuan utusan wilayah dari seluruh penjuru tanah air hingga seremoni penutupan esok hari.

Berikut ini Alur Detik-Detik Penentuan PBNU Malam Ini (Minggu, 30 Agustus 2026) :

  • Pukul 19.30 – 21.00 WIB : Pengumuman resmi 9 nama kiai sepuh anggota AHWA dan sidang tertutup penetapan Rais Aam PBNU.
  • Pukul 21.00 – Selesai: Penyerahan usulan bakal calon Ketua Umum, verifikasi klausul anti-rangkap jabatan politik, pemberian restu tertulis Rais Aam, serta penetapan Ketua Umum PBNU 2026–2031.

Pewarta : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *