Hari 2 Pencarian, Perangkat Desa Jombang yang Ceburkan Diri ke Brantas Ditemukan Jadi Mayat

FOTO : Tim BPBD Jombang, bersama unsur terkait melakukan evakuasi korban dan selanjutnya membawa korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Senin (17/8/2026) petang.

Korban nekat menceburkan diri bersama sepeda motornya ke Sungai Brantas, pada Minggu (16/8/2026) petang, sekitar pukul 17.10 WIB. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Senin (17/8/2026) petang, sekitar pukul 16.40 WIB.

JOMBANG, beritadesa.com-Proses pencarian terhadap Dimas Sunarto (28), perangkat Desa Gedongombo yang nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas bersama sepeda motornya, akhirnya membuahkan hasil. Setelah pencarian intensif selama dua hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (17/8/2026) petang.

Tim SAR gabungan bersama warga berhasil menemukan jasad Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Pemdes Gedongombo tersebut sekitar pukul 16.40 WIB. Lokasi penemuannya berada tidak jauh, yakni sekitar 50 meter dari titik awal korban dilaporkan melompat.

“Korban dan motornya sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi, lokasinya terpisah,” jelas Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa.

Sepeda motor Honda Mega Pro milik korban juga berhasil diangkat dari dasar sungai tidak lama setelah jasad korban dievakuasi. Jasad korban kemudian langsung dibawa menggunakan mobil ambulans menuju rumah duka.

Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu (16/8/2026) sore sekitar pukul 17.10 WIB. Korban saat itu sedang menyeberangi sungai menggunakan perahu tambangan dari sisi Kepuhdoko menuju Jatigedong, Kecamatan Ploso. Baru berjalan seperempat lintasan, Dimas secara mendadak melompat ke sungai bersama motornya.

Operator perahu sempat melemparkan ban pelampung dan rompi, namun korban diduga menyingkirkannya hingga akhirnya terseret arus. Aksi nekat ini diduga kuat dipicu oleh masalah pribadi terkait hubungan asmara yang tidak mendapat restu.

Kepala Desa Gedongombo, Lasiman, membenarkan status korban sebagai jajarannya. Pihak desa terkejut karena selama bekerja korban dikenal biasa saja dan tidak menunjukkan gelagat aneh.

“Memang benar, yang menceburkan diri itu perangkat desa kami. Di Pemdes Gedongombo, dia menjabat sebagai Kasi Kesra,” kata Lasiman saat dikonfirmasi sesaat sebelum korban ditemukan, Senin (17/8/2026).

Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian oleh BPBD Jombang dan Basarnas resmi ditutup. (*)

Pewarta : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *