Sambut Muktamar ke-35 NU, Bupati Warsubi Resmikan Posko Ramah Muktamirin di Pasar Ngrawan Jombang

FOTO : Bupati Jombang H. Warsubi (pakai seragam dinas) meresmikan Posko Ramah Muktamirin yang berlokasi di Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Senin (24/8/2026).

JOMBANG, beritadesa.com-Bupati Jombang H. Warsubi resmi meresmikan Posko Ramah Muktamirin yang berlokasi di Pasar Ngrawan, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Senin (24/8/2026). Posko ini didirikan sebagai salah satu titik layanan utama untuk menyambut dan melayani para peserta (muktamirin) yang akan menghadiri gelaran akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Langkah taktis ini diambil mengingat Muktamar ke-35 NU akan segera berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 yang berpusat di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Keberadaan posko di kawasan Tembelang ini diproyeksikan menjadi gerbang transit utama bagi para tamu dari berbagai daerah sebelum memasuki area inti muktamar

Dalam Sambutanya Bupati Jombang Warsubi, mengapresiasi berdirinya lima Posko Ramah Muktamirin di Kecamatan Tembelang. Menurutnya, keberadaan posko tersebut merupakan wujud antusiasme dan gotong royong masyarakat dalam menyambut pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

“Kami menyambut baik berdirinya Posko Ramah Muktamirin di Kecamatan Tembelang. Warga Jombang sangat bergembira menyambut Muktamar ke-35 NU yang diselenggarakan di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas,” ujar Bupati Jombang.

Bupati menjelaskan, selama 50 hari persiapan Muktamar ke-35 NU, Pemkab Jombang terus berkoordinasi dengan Panitia Lokal untuk memastikan berbagai kebutuhan pendukung pelaksanaan kegiatan terpenuhi. Koordinasi tersebut mencakup fasilitas jalan, penerangan, publikasi, toilet, kebersihan, pengamanan, hingga layanan kesehatan.

Dalam aspek kesehatan, Pemkab Jombang juga berkomitmen bekerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas dalam implementasi layanan Jamkesmaskin bagi para muktamirin.

“Kami mengubah Perbup. Biasanya Jamkesmaskin hanya diperuntukkan bagi warga Jombang. Dengan adanya event nasional ini, seluruh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia yang berada di Jombang dapat berobat secara gratis di Jombang dan ter-cover Jamkesmaskin,” jelasnya.

Menurut Bupati, hadirnya Posko Ramah Muktamirin juga menjadi bukti nyata kolaborasi masyarakat lintas agama di Kabupaten Jombang. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung kelancaran Muktamar ke-35 NU.

Dapat Dukungan Muhammadiyah

Dukungan juga datang dari Muhammadiyah. Bupati mengapresiasi bantuan berupa 10.000 porsi bakso dan 7.000 cup mi bagi para muktamirin yang singgah di posko, serta dukungan berupa ambulans.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Sukadiono, mengatakan dukungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, PWM, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur untuk turut membantu kelancaran Muktamar ke-35 NU.

“Sesuai instruksi dari Ketua Umum PP Muhammadiyah, PWM Muhammadiyah, dan PD Muhammadiyah se-Jawa Timur, kami menugaskan 10 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk membantu para muktamirin agar kesehatannya terjaga. Di Jombang ada tiga rumah sakit Muhammadiyah. Kami juga mendukung dengan 10 ribu porsi bakso dan telur gratis untuk para muktamirin,” jelas Sukadiono.

Ia berharap Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung lancar dan tertib serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH. Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) mengaku terbantu dengan keberadaan Posko Ramah Muktamirin yang diinisiasi masyarakat lintas agama di Kabupaten Jombang.

“Adanya posko ini meringankan beban panitia lokal Muktamar ke-35 NU. Saya yakin, dengan adanya posko ini Muktamar ke-35 NU akan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” ungkap Gus Rozaq.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jombang atas dukungan yang diberikan sejak awal persiapan Muktamar ke-35 NU.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Abah Bupati Jombang yang sejak awal telah all out membantu dan membackup tugas-tugas panitia Muktamar ke-35 NU,” imbuhnya.

Sebagai informasi, lima Posko Ramah Muktamirin di Kecamatan Tembelang berada di sejumlah titik, yakni Ngledok, Masjid Ar-Rahmat, Pasar Ngrawan, MWCNU Tembelang, dan Masjid Nurul Iman Bedahlawak.

Dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU juga datang dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bupati Jombang menyampaikan bahwa dukungan tersebut turut memperkuat kesiapan mobilitas masyarakat selama pelaksanaan Muktamar.

Melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Presiden Prabowo menyerahkan bantuan 200 unit becak listrik kepada para pengayuh becak di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (24/8/2026).

Bantuan ratusan becak listrik tersebut ditujukan untuk mempermudah operasional harian para pengayuh becak lokal sekaligus mendukung kebutuhan transportasi masyarakat dan ribuan peserta Muktamar ke-35 NU yang dipusatkan di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas.

Berbagai dukungan tersebut menunjukkan semangat gotong royong berbagai elemen masyarakat dalam menyambut Muktamar ke-35 NU. Pemkab Jombang bersama masyarakat terus mematangkan berbagai fasilitas dan layanan agar pelaksanaan agenda nasional tersebut berlangsung aman, nyaman, tertib, dan memberikan kesan baik bagi seluruh muktamirin yang datang ke Jombang.

Dengan diresmikannya posko di Pasar Ngrawan ini, Pemkab Jombang menyatakan seluruh fasilitas pendukung muktamar-mulai dari posko transit hingga armada transportasi gratis seperti becak listrik kini telah siap beroperasi 100 persen untuk menyukseskan agenda nasional tersebut. (*)

Pewarta : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *