JOMBANG, beritadesa.comAksi pencurian mesin traktor kembali meresahkan warga Jombang, Jatim. Dalam satu malam, komplotan pelaku berhasil menggondol tiga unit mesin diesel yang terpasang traktor.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu dini hari (6/7/2025), di Dusun Mangunan, Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Aksi pelaku saat mencuri mesin disel yang menempel pada traktor terekam jelas dalam CCTV yang terpasang di lingkungan kampung.
Dari rekaman yang beredar, para pelaku diperkirakan berjumlah tiga hingga empat orang, dan menggunakan mobil berwarna hitam saat beraksi.
Mereka melancarkan aksinya sekitar pukul 03.50 WIB, ketika sebagian besar warga sedang terlelap.
Kepala Desa Mangunan Kusno, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengtakan, aksi pencurian terjadi pada Minggu dini hari.
“Kejadiannya dinihari sekitar pukul 03.00 WIB, waktu warga sudah tidur. Kejadian terjadi di Dusun Mangunan, pelaku mencuri mesin diesel yang menempel di traktor milik warga.” Kata Kusno.
Traktor-traktor yang menjadi sasaran pencurian diparkir di samping rumah maupun di dekat area persawahan yang bersebelahan langsung dengan jalan raya.
Para pelaku dengan cepat membongkar mesin diesel dan mengangkutnya ke dalam mobil. Rangka traktor dibiarkan begitu saja di tempat.
Dua warga yang menjadi korban dan melaporkan kejadian ini ke polisi adalah Suyadi (60) dan Eko Suryono (53). Suyadi, seorang PNS, memarkirkan traktor miliknya di samping rumah dekat sawah pada Sabtu malam. Sekitar pukul 05.15 WIB, ia terkejut mendapati diesel Kubota 8,5 PK miliknya hilang. Kerugian ditaksir mencapai 12 juta.
Tidak lama berselang, kejadian serupa juga dialami oleh Eko Suryono. Ia mengetahui hilangnya diesel Kubota 10,5 PK miliknya sekitar pukul 04.30 WIB setelah dibangunkan oleh saudaranya, Sumaryono, yang curiga karena diesel traktor juga hilang. Total kerugian yang dialami Eko pun mencapai Rp12 juta.
Kedua korban mengaku tidak mendengar suara mencurigakan di malam kejadian. Namun, di lokasi ditemukan beberapa baut lepas dan bekas congkelan, diduga hasil pembongkaran yang dilakukan pelaku.
Kapolsek Kabuh, AKP Tomi Hermanto, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut dan menyatakan pihaknya telah melakukan langkah penyelidikan awal.
“Kami sudah mengamankan barang bukti di lokasi dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Kasus ini masuk dalam kategori pencurian dengan pemberatan sesuai Pasal 363 KUHP,” jelasnya.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk Sumaryono dan Reni, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga telah menganalisis rekaman CCTV guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh warga, terutama yang memiliki alat pertanian seperti traktor, untuk lebih waspada. Traktor sebaiknya disimpan di tempat yang aman atau dipasangi kunci tambahan. Jika memungkinkan, lingkungan sekitar juga disarankan untuk memasang CCTV sebagai alat bantu pengawasan.
Suyadi dan Eko Suryono berharap kasus ini dapat segera diungkap, dan pelaku bisa segera ditangkap.
“Kami serahkan kepada pihak berwajib, mudah-mudahan pelakunya cepat tertangkap,” kata Suyadi.
Meski dikejutkan oleh insiden pencurian ini, suasana di Dusun Mangunan tetap kondusif. Warga kini semakin kompak dalam menjaga keamanan lingkungan mereka, terutama di malam hari. (*)
Pewarta : Nur Aini Aulia












