JOMBANG, beritadesa.com-Jalur arteri nasional kembali memakan korban jiwa akibat kondisi jalan yang tidak mulus. Seorang pelajar dilaporkan tewas mengenaskan setelah terlindas truk boks di Jalan Raya Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (25/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Kecelakaan tragis ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy berboncengan tiga yang tergelincir sebelum akhirnya tertabrak truk yang melaju searah.
Insiden bermula saat sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S 2314 OAI yang dikendarai oleh RFS (18) bersama dua penumpangnya, APD (15) dan VEA (15) ketiganya merupakan pelajar asal Kecamatan Kabuh, Jombang melaju dari arah barat menuju ke timur (Jombang ke arah Surabaya).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda M. Nurul Iman, membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal serta keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga dipicu akibat pengendara sepeda motor kehilangan kendali setelah melintasi jalan rusak.
“Sesampainya di TKP, diduga pengemudi tersebut kurang menguasai setir saat melewati jalan tidak rata bergelombang, kemudian terjatuh ke kiri dan tertabrak truk Mitsubishi bernopol AA 9438 DJ yang berjalan searah di belakangnya,” ujar Ipda Nurul Iman saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (25/10/2026).
Akibat jatuhnya kendaraan ke area kolong truk, penumpang motor berinisial VEA (15) meninggal dunia seketika di lokasi kejadian karena mengalami luka berat pada bagian kepala. Sementara itu, pengendara motor RFS (18) beserta satu penumpang lainnya, APD (15), mengalami luka-luka di sekujur tubu.
Kedua korban luka langsung dievakuasi oleh petugas ke RSUD Kabupaten Jombang untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Di sisi lain, pengemudi truk boks Wendi Prabowo (33), warga Desa Bulak, Kota Surabaya, dilaporkan selamat tanpa luka-luka.
Pihak Satlantas Polres Jombang kini telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti dan memeriksa saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur bergelombang. (*)
Pewarta: Wahyu
