PASURUAN, beritadesa.com-Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk kontainer dan lima sepeda motor terjadi di jalan nasional Malang-Surabaya, tepatnya di dekat traffic light simpang empat patung sapi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 07.40 WIB. Akibat kejadian ini, empat orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira mengatakan, kecelakaan maut tersebut bermula ketika truk kontainer bernomor polisi L 9381 CK melaju dari arah selatan menuju utara atau melaju dari arah Prigen menuju Pandaan.
Sesampainya di TKP saat melintasi jalan menurun, pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga truk kontainer menabrak dari belakang sejumlah sepeda motor yang sedang berhenti di lampu lalu lintas (traffic light).
“Semula, kendaraan truk kontainer nopol L 9381 CK yang berjalan dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP saat melintasi jalan menurun, tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga menabrak dari belakang lima sepeda motor yang berhenti di traffic light,” terangnya.
Lima sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing motor Vario bernomor polisi N 4116 TEU, Beat N 3739 TDB, Vario N 3070 TDB, Scoopy N 6961 TDU, dan PCX dengan nopol N 6220 TEU.
Setelah menabrak kendaraan-kendaraan tersebut, truk kontainer kembali menabrak sebuah truk tangki air yang identitas maupun nomor polisinya belum diketahui karena meninggalkan lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan itu, empat orang dilaporkan meninggal dunia, yakni :
- MK (44), warga Sukolilo, Kecamatan Prigen, yang merupakan penumpang Vario N 4116 TEU.
- MA (25) dan MAS (25) pengendara dan penumpang motor PCX N 6220 TEU.
- IS (38) penumpang motor Scoopy N 6961 TDU, meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Sedangkan lima orang korban lainnya mengalami luka-luka, yakni : Pengendara motor Vario N 4116 TEU; R (32) pengendara Beat N 3739 TDB; EPR (29) pengendara Vario N 3070 TDB; RAS (39) pengendara Scoopy N 6961 TDU; serta AG (34) pengemudi truk kontainer asal Kecamatan Simokerto, Surabaya.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan sopir truk kontainer.
Selain itu, petugas juga berupaya mengidentifikasi truk yang turut terlibat dalam kecelakaan dan diduga meninggalkan lokasi.
Dari peristiwa tersebut, arus lalu lintas di lokasi sempat macet panjang karena proses evakuasi kendaraan dan olah TKP.
Kecelakaan ini jadi pengingat untuk lebih waspada saat melintas di jalur menurun Pandaan yang padat, terutama jam sibuk pagi.
Hasil penyelidikan resmi diharapkan bisa jadi dasar pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. (*)
Pewarta : Hambali
