Nyalip di Jalan Bergelombang, Bapak dan Anak Tewas Terlindas Truk di Jombang

FOTO : Kecelakan Maut di Jombang, Pemotor Bapak dan Anak Tewas Terlindas Truk Tronton

Peristiwa ini menambah daftar panjang pemotor yang tewas akibat jalan nasional di Jombang, yang buruk menahun, akibat diduga dijadikan lahan korupsi, namun tak tersentuh hukum.

JOMBANG, beritadesa.com-Kecelakaan maut terjadi di jalan nasional ruas Mojoagung – Peterongan tepatnya di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Pengendara sepeda motor bapak dan anak berboncengan sepeda motor tewas terlindas truk tronton usai terjatuh dari motor.

Korban tewas diketahui bernama Purwanto (50), pengendara sepeda motor, serta Reviana Angelica Yumima (23), merupakan warga Perum Babadan Asri Desa Junwangi Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, keduanya tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula korban mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol W-2119-QA. Melaju dari arah Surabaya menuju Jombang, saat tiba di TKP korban mencoba mendahului mobil Nissan Grand Livina bernopol S-1714-ZN yang dikemudikan Zaky Mubarok (40) warga Desa Banjarsari Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto.

Motor menyalip dari sisi kiri mobil Livina. Keterangan saksi di lapangan, karena kondisi jalan bergelombang, motor yang dikendarai korban oleng melaju tidak terkendali.

Motor oleng dan menyenggol badan mobil Livina dan korban terpental ke sisi kiri jalan. Pada saat yang sama dari arah belakang melaju truk tronton bernopol L-8723-UJ yang dikemudikan Imam Rokib (58) warga Pagu Kabupaten Kediri.

Korban dilindas, bersama motor yang dikendarai, ayah dan anak yang terjatuh di sisi kiri jalan itu sontak terlindas truk yang melaju kencang. Keduanya tewas di lokasi kejadian.

Muhammad Ainin (43), saksi mata yang berada di lokasi mengatakan Motornya itu jatuh, lalu masuk ke kolong truk dan langsung terlindas.

“Benturan keras menyebabkan kedua korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi luka parah.” Ujarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan bahwa kecelakaan melibatkan tiga kendaraan.

“Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor, mobil Nissan Grand Livina, dan truk tronton. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian,” ujarnya.

Petugas Satlantas bersama tim medis langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama saat mencoba mendahului kendaraan besar.

“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi jalan, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan menyalip jika situasi tidak memungkinkan,” tambah Ipda Siswanto.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko tinggi di jalan raya, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang lebih rentan dalam kecelakaan lalu lintas.

Peristiwa ini menambah daftar panjang pengendara sepeda motor yang tewas akibat jalan nasional di Jombang, yang buruk menahun, akibat diduga dijadikan lahan korupsi, namun tak tersentuh oleh hukum. (*)

Pewarta : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *