JOMBANG, beritadesa.com-Seorang warga Dusun Klampisan, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, dilaporkan hilang diduga sedang mencari rumput di area persawahan belakang rumahnya, pada Senin (28/10/2025).
Korban yang diketahui berinisial BN (59), Korban yang diketahui berinisial BN (59),
Seorang warga Dusun Klampisan, Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, dilaporkan hilang diduga sedang mencari rumput di area persawahan belakang rumahnya, pada Senin (28/10/2025).
Korban yang diketahui berinisial BN (59), hingga kini belum berhasil ditemukan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, BN berpamitan kepada keluarganya pada pagi hari untuk mencari rumput seperti biasa.
Namun hingga sore menjelang malam, korban tak kunjung pulang, sehingga keluarga merasa cemas dan melapor kepada perangkat desa serta pihak berwenang.
“Biasanya korban pulang siang atau sore hari setelah mencari rumput. Tapi sampai malam tidak ada kabar, akhirnya warga bersama relawan langsung melakukan pencarian,”ujar salah satu warga setempat.
Pencarian korban hilang dilakukan oleh tim gabungan dari relawan Semar Jombang, BPBD Kabupaten Jombang, serta warga sekitar.
Selanjutnya, tim menyusuri area persawahan dan aliran sungai di sekitar lokasi yang biasa dilalui korban.
Hingga Senin malam, upaya pencarian masih terus dilakukan namun korban belum ditemukan. Akhirnya, petugas berencana melanjutkan pencarian dengan memperluas area pada hari berikutnya.
“Tim masih di lapangan. Kami menyisir sawah dan area sungai di sekitar lokasi terakhir korban terlihat,”kata Ki Samber, salah satu tim Relawan Semar Jombang, Selasa (28/10/2025).
Sementara itu, aparat dan relawan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan korban untuk segera melapor ke pemerintah desa atau petugas terdekat. (*)
Pewarta : Nur Aini Aulia













Tolong cari tau dan tulis artikel tentang dana desa 900 rb yg dipotong kepala dusun klampisan sebesar 300 rb pd bulan september 2025 dan pd bantuan dana desa bulan desember ini tidak dipotong, ada yg tanya “nggak dipotong ya pak” malah didatangi diancam tidak diberikan bantuan dana desa lagi.
Terima kasih atas informasinya.Yang dipotong itu BLT Dana Deasa (BLT DD) ya kak ?