MUARA ENIM, beritadesa.com-Pelaku pembunuhan seorang wanita paruhbaya di semak-semak bekas kebun nanas di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida, Kabupaten Mura Enim, Sumatra Selatan akhirnya menyerahkan diri ke kantor Polsek Ilir Barat I, Palembang.
Pelaku diketahui bernama Andi atau AN (38), warga Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, bekerja sebagai Office boy (OB) di salah satu SPPG di Palembang. Sedangkan korban bernama Wulandari (50) seorang pekerja di SPPG yang sama dengan tersangka, korban beralamat di Plaju, Palembang.
Kapolsek Ilir Barat I Kompol Fauzi Saleh mengatakan, tersangka sehari-hari bekerja sebagai OB di salah satu SPPG di Palembang lalu menyerahkan diri ke Polsek.
“Awalnya pelaku mendatangi rumah salah satu anggota kami lalu dibawa ke Polsek dan mengakui kalau dia yang membunuh perempuan tersebut,” ujar Fauzi, Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan tersangka, korban bernama Wulandari (50) seorang pekerja di SPPG yang sama dengan tersangka, korban beralamat di Plaju.
“Pelaku dan korban adalah rekan kerja sama-sama di SPPG, pelaku sebagai OB dan korban tukang cuci ompreng,” ungkap Fauzi.
Berdasarkan pengakuan pelaku, sambung Fauzi, motif pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka lantaran kesal karena mengaku sering diganggu oleh korban, sedangkan tersangka sudah memiliki istri dan anak.
“Kalau dari pengakuan tersangka dia kesal karena sering diganggu korban, padahal tersangka sudah punya istri dan anak,” katanya.
Setelah pelaku menyerahkan diri, pihaknya menyerahkan pelaku ke Polres Muara Enem untuk diproses lebih lanjut di sana. “Diserahkan ke Satreskrim Polres Muara Enim untuk menjalani diproses di sana,” katanya.
Sementara itu Andi alias AN, saat dijumpai wartawan, dia mengaku merasa dirinya tidak tenang setelah menghabisi nyawa korban. Akhirnya ia memberanikan diri datang ke rumah seorang anggota polisi dan mengakui perbuatannya.
“Memang sudah dari kejadian mau nyerahkan diri, tapi masih belum berani. Tidak tenang rasanya. Saya risikonya, saya tanggung sendiri,” ucap Andi.
Mayat Korban Ditemukan di Kebun Nanas di Muara Enim
Sebagai informasi, sebelumnya mayat Wulandari (50) ditemukan warga di semak-semak bekas kebun nanas di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida, Kabupaten Muara Enim, pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Lembak Polres Muara Enim, Iptu Yopi Maswan mengatakan penemuan mayat tersebut ditemukan di Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida, Muara Enim. Mayat tersebut ditemukan warga pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
“Iya benar kemarin sore ada penemuan mayat perempuan tanpa identitas di semak-semak bekas kebun nanas warga,” Yopi. Rabu (28/1/2026).
Yopi menjelaskan mayat ini ditemukan warga saat tengah melintas di kawasan tersebut. Saksi mencium aroma yang tidak sedap, saat dicari ternyata ada mayat perempuan dengan kondisi terlentang masih menggunakan pakaian lengkap. Namun, di bagian leher korban ada jeratan tali dan bagian kakinya terdapat luka.
Saksi pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa dan diteruskan ke Polsek Lembak.
“Saat olah TKP pada tubuh korban tepatnya di bagian leher masih ada tali yang menjerat. Untuk di kaki terdapat luka-luka,” teranya.
Yopi menyebut mayat tersebut diperkirakan berusia 40 tahun dan merupakan korban pembunuhan karena dilihat dari tali dan luka di bagian kaki. Selain itu, di TKP juga ditemukan helm dan sandal korban serta uang sebesar Rp 2.000.
“Saat ini jenazah sudah berada di RSUD Prabumulih untuk dilakukan autopsi terkait kejadian tersebut,” ujarnya. (*)
