JOMBANG, beritadesa.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa timur, kembali merealisasikan program pembangunan infrastruktur desa. Terbaru Pemdes Watudakon melaksanakan kegiatan pembangunan jalan hotmix, yang dibiayai dari program Maju dan Sejahtera (Mantra) yang bersumber dari APBD Jombang 2026.
Kepala Desa (Kades) Watudakon Suharto S.T, S.Sos, menjelaskan, jalan yang dibangun tersebut berlokasi di dusun Rembungwangi, sepanjang 146,3 meter, dan lebar 2,75 meter, menelan biaya Rp 91.254.700.
“Pembangunan ini bertujuan untuk memperbaiki akses transportasi warga, memperlancar mobilitas sehari-hari, serta mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat di lingkungan setempat.” Kata Suharto, dilokasi pembangunan. Senin (27/4/2026).
Jalan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan akibat termakan usia, kini mulai dibenahi agar lebih nyaman dan aman untuk dilalui, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan.
“Untuk pengerjaan dilapangan, dimulai pada hari ini (Senin 27/4/2026). Dan Alhamdulillah, pengerjaan berjalan lancar, tanpa ada halangan, berkat Partisipasi dan dukungan masyarakat setempat” Ungkap Kades Suharto.
Menurut Suharto, pembangunan jalan ini merupakan hasil musyawarah dan usulan warga yang sudah disepakati dalam Musyawarah desa (Musdes). Jadi pembangunan yang dilakukan adalah kebutuhan nyata masyarakat, bukan keinginan sepihak.
“Dengan adanya perbaikan jalan hotmix ini, kami berharap masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial. Ini adalah bentuk nyata pemanfaatan dana program Mantra 2026, yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan ini juga diharapkan dapat menunjang kelancaran transportasi dan memperkuat konektivitas antar wilayah di desa Watudakon, serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Suharto juga menandaskan, bahwa transparansi penggunaan dana program Mantra, akan terus dijaga, dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Sementara itu, ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Watudakon Karman mengatakan, bahwa pihaknya selaku pelaksana kegiatan, dalam mengerjakan proyek jalan tersebut mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.
“Dalam pengerjaan proyek jalan ini, kami mengutamakan kualitas hasil pekerjaan, agar menghasilkan jalan yang dibangun tahan lama dan sesuai dengan perencanaan.” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan tersebut disambut antusias oleh warga karena secara langsung meningkatkan mobilitas, kenyamanan aktivitas sehari-hari, serta memperlancar akses ekonomi.
“Warga merasa senang atas pembangunan ini, karena pembangunan jalan di dusun Rembungwangi tersebut memang sudah lama dinanti-nantikan warga. Berkat program Mantra tahun 2026 ini, harapan warga terwujud.” Ungkapnya.
Dengan selesainya pembangunan ini, diharapkan Dusun Rembugwangi dapat menikmati akses jalan yang lebih baik, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (*)
Pewarta : WAHYU
