JOMBANG, beritadesa.com-Bus Pahala Kencana Nopol B-7426-TK ludes terbakar saat melintas Jalan Tol Jombang-Mojokerto (Tol Jumo), tepatnya di KM 705 jalur A. Rabu pagi (17/4/2024) sekitar pukul 05.50 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Akibat insiden sempat menyebabkan arus lalu lintas dari arah Jombang ke Surabaya macet.
Bripka Bagus Dwi anggota PJR Jatim 3 mengatakan, kondisi Bus terbakar habis api melahap seluruh badan bus. Kepulan asap pekat membubung tinggi. Setelah dipadamkan, kondisi bus itu sudah tinggal kerangka dan gosong.
“Kondisi Busnya terbakar habis, kebakaran bermula dari bus yang pecah ban. Kemudian percikan api muncul dari gesekan antara velg dengan jalan beton Tol.” Kata Bripka Bagus. Rabu pagi (17/4/2024).
Ia menjelaskan, bus tersebut berpenumpang 34 orang dan dua kru. Berangkat dari Bandung tujuan Denpasar. Setibanya dilokasi kejadian, yakni di KM 705 jalur A Tol Jombang – Mojokerto, bus pecah ban kanan belakang. Kemudian velg beradu dengan beton jalan. Akhirnya muncul percikan api, membakar ban, lalu membakar keseluruhan bus. Ujarnya.
Ia menambahkan, sang sopir sebenarnya telah menepikan bus ke bahu jalan. Kemudian memadamkan api dengan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang ada di bus.
“APAR di bus sudah digunakan, tapi tidak cukup untuk memadamkan api,” Ungkap Bripka Bagus.
Untuk memadamkan api, sambung Bripka Bagus Dwi menyebut, tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan di lokasi kejadian. Satu dari Jombang, satu dari Pemkab Mojokerto, dan satu milik pengelola tol.
“Saat ini sudah dalam proses pendinginan. Lalu lintas di lokasi sudah lancar. Lajur lambat dan bahu jalan sudah kami tutup sementara di 200 meter dari lokasi kejadian,” Terangnya.
Berdasarkan informasi yang didapatkan Bripka Bagus Dwi, unit bus pengganti telah diluncurkan dari Malang. Penanganan kecelakaan ini ditangani Polres Jombang. Ujarnya.
Ia menambahkan, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Ke-34 penumpang dan para awak bus berhasil menyelamatkan diri. Juga tidak ada kerusakan fasilitas tol.
Namun kondisi bus tebakar tinggal kerangka, kerugian yang dialami pihak perusahaan bus sekitar Rp300 juta. imbuhnya.***
Pewarta : WAHYU












