Pemkab Jombang Salurkan BLT-DBHCHT 2025 Untuk 1.151 Pekerja Pabrik Rokok MPS Ploso

Kegiatan penyaluran BLT-DBHCHT Tahun 2025, kepada pekerja pabrik rokok PT Mufasufu Jaya Lestari (MPS Ploso) di Kecamatan Ploso, Jombang. Jumat (10/10/2025).

JOMBANG, beritadesa.com-Pemerintah Kabupaten Jombang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja di sektor industri hasil tembakau. Melalui program Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2025, Pemkab Jombang menyalurkan bantuan kepada 1.151 buruh pabrik rokok PT Mufasufu Jaya Lestari (MPS Ploso), yang berlokasi di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Jumat (10/10/2025).

Penyaluran BLT dilakukan secara bertahap di lingkungan perusahaan dengan besaran bantuan sebesar Rp 1,2 juta per orang. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang bersama pihak perusahaan, disaksikan oleh unsur Forkopimcam Ploso, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa program BLT DBHCHT merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan buruh rokok dan pekerja sektor tembakau.

“Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan hidup para buruh, sekaligus menjaga semangat kerja mereka dalam mendukung industri hasil tembakau di Kabupaten Jombang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyaluran dilakukan dengan prinsip tepat sasaran, transparan, dan tanpa potongan. Pemerintah daerah juga memastikan data penerima sudah diverifikasi melalui sistem administrasi terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Sri Utami (37), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan akan memanfaatkan uang tersebut untuk kebutuhan sekolah anak dan kebutuhan rumah tangga.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Apalagi sekarang harga kebutuhan pokok sedang naik, jadi uang ini bisa sedikit meringankan,” ungkapnya.

Selain di PT MPS Ploso, program BLT DBHCHT tahun 2025 juga akan disalurkan kepada ribuan buruh rokok lainnya di sejumlah pabrik di wilayah Jombang secara bergiliran. Pemerintah daerah menargetkan penyaluran bisa rampung sesuai jadwal agar seluruh pekerja penerima manfaat dapat segera menikmati bantuan tersebut.

Ketua PUK Remmah Sosial MPS Ploso, Selamet Mahudi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jombang atas perhatian yang diberikan terhadap kesejahteraan para pekerja.

Menurutnya, keberadaan program BLT DBHCHT merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap buruh pabrik rokok yang selama ini menjadi bagian penting dari industri hasil tembakau di daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Jombang yang telah menyalurkan bantuan ini. Program ini menjadi bukti bahwa pemerintah benar-benar memperhatikan nasib pekerja di sektor industri tembakau. MPS Ploso memiliki peran strategis dalam menyerap tenaga kerja dari berbagai kecamatan seperti Ploso, Kabuh, Ngusikan, dan Megaluh. Karena itu, keberlanjutan industri rokok legal ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitar,” ujar Selamet Mahudi.

Ia berharap ke depan program serupa dapat terus berlanjut agar kesejahteraan buruh semakin meningkat dan industri rokok legal di Kabupaten Jombang semakin berkembang secara berkelanjutan. (*)

Pewarta : Nur Aini Aulia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *