JOMBANG, beritadesa.com-Ribuan masyarakat memadati Alun-Alun Jombang pada Kamis malam (22/10/2026) untuk menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk. Acara kebudayaan berskala besar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang sekaligus memeriahkan rangkaian Jombang Fest 2026.
Pertunjukan ini menghadirkan dalang kondang Ki MPP Bayu Aji yang membawakan lakon klasik “Sang Parikesit”. Kemeriahan malam puncak tersebut semakin berlipat dengan kehadiran duo komedian legendaris Jawa Timur, Jo Klithik dan Jo Kluthuk, yang sukses menghibur penonton lewat aksi humor segar mereka di sesi goro-goro.
Di kursi utama tampak hadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin beserta istri, Forkopimda, Sekda Agus Purnomo, serta para pejabat dilingkup Pemkab Jombang.
Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin hadir mewakili Bupati Jombang Abah Warsubi yang berhalangan hadir pada pembukaan pagelaran Wayang Kulit karena menghadiri undangan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta.
Membacakan sambutan Bupati, Gus Wabup menyampaikan bahwa Bupati Warsubi sedang dalam perjalanan, tentu akan segera menyusul membersamai masyarakat di Alun-Alun Jombang.
“Beliau sejak kemarin sore ingin mendampingi panjenengan, namun karena dipanggil Bapak Presiden Prabowo, beliau izin dan berkirim salam. Malam ini beliau sedang OTW menuju Alun-Alun Jombang. Mari kita doakan beliau senantiasa diberi kesehatan,” ujar Gus Wabup yang dilanjutkan doa Al-Fatihah bersama warga.
Melalui sambutan tersebut, Pemkab Jombang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan seni budaya lokal dan mengajak masyarakat ikut mempromosikan wayang kulit di media sosial.
“Semoga pagelaran wayang kulit malam ini dapat menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang. Kita beri kesempatan kepada para pelaku seni untuk terus berkarya. Pemerintah Kabupaten Jombang kita pastikan akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari upaya merawat identitas daerah,” tkatanya.
Suasana panggung juga diwarnai aksi interaktif saat Gus Wabup membuka sesi kuis berhadiah langsung dari Bupati. Tiga orang warga yang berhasil menjawab pertanyaan seputar nama kelompok karawitan, judul gending, hingga visi-misi pembangunan daerah berhak mendapatkan apresiasi khusus.
Sebelum wayang dimulai, acara dibuka oleh kelompok karawitan Laras Kinanthi pimpinan Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi. Tampil cantik penuh percaya diri para Ibu Ibu TP PKK Kabupaten Jombang ini memukau masyarakat yang ada di Alun Alun maupun yang menikmati pagelaran wayang melalui live streaming YouTube Jombangkab membawakan lima lagu, yaitu Mars PKK, Ladrang Wohing Aren, Gugur Gunung, Lancaran Serayu, dan Lancaran Suwe Ora Jamu, dengan kolaborasi alat musik gamelan dan saxophone.
Tak hanya itu, Pemkab Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan turut menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif. Penampilan menggugah hati dihadirkan oleh Safira Isyana Putri, siswi bertalenta dari SLB Negeri Jombang, yang membawakan lagu Indonesia Jaya dengan didampingi langsung oleh Ketua TP PKK Ibu Yuliati Nugrahani dan Ibu Lilik Agus Purnomo Ketua DWP Kabupaten Jombang.
Puncak prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan tokoh wayang Parikesit. Gus Wabup Salmanudin menyerahkan secara langsung gunungan wayang kepada dalang ternama nasional, Ki MPP Bayu Aji, sebagai tanda resminya dimulainya pagelaran wayang kulit lakon Sang Parikesit yang turut dihibur oleh bintang tamu Bojo Jo Klitik dan Jo Klutuk.
Bupati Jombang Warsubi malam itu meski baru datang dari Jakarta, dengan didampingi Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi akhirnya dapat hadir membersamai masyarakat Kabupaten Jombang dalam menyimak hiburan pagelaran Wayang Kulit tersebut.
Acara yang berlangsung tertib hingga dini hari ini juga disiarkan secara langsung melalui platform digital agar bisa dinikmati oleh pencinta wayang kulit dari berbagai penjuru daerah. (*)
Pewarta: Riska















