TULUNGAGUNG, beritadesa.com-Sebuah bus nopol AG 7895 S yang membawa rombongan guru SMA 1 Kedungwaru, Tulungagung, mengalami kecelakaan tunggal, yakni terbalik usai menghantam beton pembatas jalur di rest area KM 725 jalur A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Senin petang (7/10/2024).
Akibat kecelakaan tunggal ini, satu orang penumpang bus dilaporkan meninggal dunia. Sementara 9 orang mengalami luka berat dan 10 orang luka ringan.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin, membenarkan insiden kecelakaan terjadi di dekat kawasan rest area tol Krian.
“Bus bernopol AG-7879-S yang dikemudikan Maman (51) warga Dusun Mekarsari, Tulungagung itu, terguling setelah menabrak tembok pembatas jalan saat hendak memasuki rest area tol. Bus berwarna kuning itu diduga mengalami rem blong.” kata Imet memberi gambaran kronologi kecelakaan.
Bus pembawa rombongan guru itu sedianya menyaksikan pertandingan tim bola basket SMAN 1 Kedungwaru melawan SMAN 1 Glagah Banyuwangi di turnamen bola basket di DBL Arena, Jawa Pos Surabaya. Senin petang.
Kasus ini sekarang dalam penyelidikan pihak Ditlantas Polda Jatim.
Selain meminta keterangan awak bus dan beberapa penumpang, polisi juga melakukan olah TKP, termasuk proses pendataan seluruh penumpang dan pihak-pihak yang mungkin bertanggung jawab atas insiden ini.
Menurut Imet, kecelakaan diduga terjadi karena bus mengalami rem blong. “Kecelakaan terjadi saat bus bermanuver masuk rest area di Km 725 Jalur A,” Ujarnya.
Namun, saat berbelok, lanjut dia, bus gagal memperlambat kecepatan atau gagal mengerem, sehingga akhirnya menabrak pagar beton pembatas jalan saat akan masuk ke rest area tersebut.
Kerasnya benturan kata Imet, membuat bus berwarna kuning tersebut terguling. Terkait penyebab kecelakaan, diduga bus mengalami rem blong saat masuk rest area Km 725 Jalur A arah Surabaya, menabrak guardrail tembok. Selanjutnya bus terguling menghadap ke timur. Untuk korban dievakuasi petugas ke Rumah Sakit (RS) Petrokimia Gresik di Driyorejo. Pungkasnya. (*)
Pewarta : Agus W












