JOMBANG, beritadesa.com-Pemerintah Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, telah menyelesaikan pembangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) yang berlokasi di Dusun Patuk.
Pembangunan ini dibiayai dari prgram Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Jombang 2025, yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa untuk menunjang aksesibilitas dan keselamatan warga.
Kepala Desa Kesamben Sungkowo Kartika Candra, menyampaikan bahwa pembangunan TPJ ini sangat penting untuk mengantisipasi kerusakan jalan akibat longsor, terutama saat musim penghujan.
“Kami sangat bersyukur proyek ini telah rampung tepat waktu. Pembangunan tembok penahan ini memang menjadi kebutuhan mendesak karena kondisi jalan sebelumnya rawan terkikis saat hujan deras. Sekarang masyarakat bisa lebih tenang saat melintasi jalan tersebut,” ucapnya, Kamis (26/06/2025).
Dengan volume pekerjaan mencapai 141 meter persegi, proyek ini menyerap anggaran sebesar Rp 100.000.000. Pelaksanaan kegiatan dikerjakan oleh TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Kesamben, dan saat ini telah dinyatakan selesai 100 persen sesuai dengan rencana awal.
“Kami libatkan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan agar merasa memiliki. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga bagian dari gotong royong masyarakat dalam membangun desa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sungkowo menegaskan bahwa pelaksanaan proyek infrastruktur desa dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia juga berharap agar warga dapat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut.
“Harapan saya, setelah pembangunan ini selesai, masyarakat dapat merawat dan menjaga hasilnya dengan baik. Semoga tembok penahan jalan ini bisa bertahan lama dan benar-benar memberikan manfaat, terutama dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya.Sementara itu, Ketua TPK Desa Kesamben Soni Dalianto, rasa syukurnya karena pembangunan TPJ dapat diselesaikan tepat waktu dan tanpa hambatan berarti. Ia menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Soni juga berharap hasil pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kondisi jalan agar tetap aman.
Ia mengaku senang karena proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, dukungan dari warga sekitar sangat membantu kelancaran proyek, baik dalam hal pengawasan maupun partisipasi tenaga kerja.
“Kami melibatkan tenaga lokal agar manfaat pembangunan ini tidak hanya dari sisi hasil fisik, tetapi juga dari sisi ekonomi warga. Alhamdulillah semua berjalan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan dan pengawasan dilakukan secara rutin,” jelas Soni.
Warga Dusun Patuk pun menyambut baik selesainya pembangunan TPJ tersebut. Salah satu warga bernama Selamet (45), menyatakan bahwa jalan tersebut sebelumnya kerap terkikis air saat hujan lebat, bahkan membahayakan pengguna jalan yang melintas.
“ Sekarang jalannya sudah lebih aman. Kami senang dan berterima kasih kepada pemerintah desa karena pembangunan ini benar-benar terasa manfaatnya,” ujarnya.
Dengan tuntasnya pembangunan ini, Pemerintah Desa Kesamben kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Ke depan, Pemdes Kesamben akan terus menggali potensi dan mengoptimalkan berbagai program bantuan demi pembangunan desa yang merata dan berkelanjutan. (*)
Pewarta : Nur Aini Aulia
